RSS

Jiwa-jiwa 1

RENCANA

Saat kita berbeda dari orang lain ada dua kemungkinan yang akan terjadi, pertama kau akan dikenal sebagai pahlawan dan kedua kau akan dikenal sebagai monster. Seiring berjalannya waktu kekuatan itu akan terus meningkat sehingga membuatmu kehilangan kendali atasnya. Manusia yang tinggal di dunia ini hidup bercocok tanam namun mereka tidak tahu siapa yang memberikan kemampuan bertumbuh pada tumbuhan mereka, ada yang tahu siapa yang menumbuhkan tanaman? Pasti kebanyakan orang berkata Tuhan lah yang membuat tumbuhan itu bertumbuh tapi Tuhan itu hanya satu dan dia memiliki berjuta-juta tugas untuk diselesaikan karena itulah mengapa Tuhan menciptakan malaikat untuk membantunya mengamati dan membantu tumbuhan untuk terus tumbuh. Suatu malam saat semua malaikat beristirahat iblis masuk dan mengurung jiwa-jiwa buruk malaikat dalam kotak pentagram yang memiliki ribuan jalan setapak, jalan ini sangat berguna mempengaruhi jiwa malaikat untuk tersesat didalamnya, pentagram ini merupakan senjata paling ampuh untuk melawan malaikat.

Rembulan yang terus memudar ditutupi awan malam seperti menyambut datangnya iblis itu ke dunia, ditempat gelap dan lembab itu tiga puluh iblis lain menyambut hangat kedatangan iblis yang membawa kotak pentagram. Auman serigala yang semakin keras terdengar diatas bukit seolah menjadi lagu klasik yang terdengar merdu, membuat bulu bahu berdiri tak mau berhenti. Seperti sudah paham apa yang mereka lakukan malam itu seperti tak terkeluar satu kata pun hanya suara tawa yang keluar dari iblis-iblis itu, mereka paham dan mengerti dengan segala hal ini, mereka telah merencanakannya jauh hari. Satu persatu malaikat mengambil satu dari tiga puluh jiwa malaikat yang tersesat di dalam pentagaram itu, disetiap pengambilan jiwa terkadang terjadi percakapan antara iblis pembawa pentagram dengan iblis yang mengambil jiwa malaikat itu, sering kali mereka mengeluarkan kalimat “semoga kita sukses dan raja agung dapat kita bangkitkan lagi” lalu mereka tertawa lebih seram dari auman serigala malam itu. Tempat yang lembab dan gelap itu bagaikan bar bagi mereka untuk bersenang-senang, terkadang terlihat beberapa iblis wanita yang bertelanjang menari mengitari iblis pria yang sedang enak menikmati segelas darah yang bercampur alcohol, dan terlihat diantara mereka yang saling mencumbu satu sama lain, sesama wanita, wanita dan pria, serta pria dengan pria, mereka saling bercumbu seolah malam itu merupakan awal dari kebangkitan mereka.

Malam semakin larut dan fajar sebentar lagi menampakan wujudnya, iblis-iblis itu melayang-layang seolah tergesa-gesa, mereka lupa menjalankan rencana mereka kerena terlalu terhibur dan menikmati pesta mereka. Mereka segerah melayang-layang menjauh dari tempat pesta mereka tadi dan segerah menjalankan tugas mereka, “kita akan berhasil!” salah satu iblis itu menyemangati iblis-iblis lain dan terdengar ketawa yang begitu mengerikan, lengkingan dari suara iblis-iblis itu seolah menjadi penyemangat mereka untuk segera menjalankan rencana. Iblis iblis itu bergerak berlawanan dari datangnya matahari untuk menghindari panas yang dapat membakar tubuh mereka, iblis-iblis itu melayang beberapa dari mereka mendarat diatas atap rumah manusia dan diantara mereka lagi terus melanjutkan perjalanan mereka mengelilingi bumi dan terkadang diiringi dengan tawa yang begitu mengerikan. Iblis itu melayang mengitari pekarangan rumah mencari celah untuk masuk ke dalam rumah manusia itu. “terus nyonya, anda pasti bisa! Tarik nafas dan hembuskan! Dorong terus!” suster itu member intruksi kepada ibu hamil yang kini berbaring tegang diatas kasur, tidak jarang ibu itu berteriak dan merontah kesakitan, tetes demi tetes keringat yang keluar dari tubuhnya membasahi selimut yang menutupi sebagian dari tubuhnya, “terus nyonya! Dorong! Anak anda sudah terlihat!” suster itu member semangat kepada ibu hamil itu, persalinan memang bukan perkara mudah ibu hamil itu harus menahan sakit dan memperjuangkan anaknya dan nyawanya sendiri, seperti yang pernah diceritakan Tuhan kepada malaikat-malaikat penjaga rahim pada waktu itu ditaman surge, seorang ibu hamil mampu merelakan surat kehidupannya kepada malaikat pencabut nyawa demi menyelamatkan anaknya, bagi ibu yang kurang beruntung sebelum anaknya berhasil dikeluarkan iblis masuk dan menguasai calon bayi, iblis-iblis itu mampu karena ada peluang dan peluat itu terbuka karena kelengahan malaikat penjaga rahim dalam bertugas.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: